Ekonomi

Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue Dapat Tambahan Modal Jelang Idul Adha

14
×

Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue Dapat Tambahan Modal Jelang Idul Adha

Sebarkan artikel ini
Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue
Kelompok perempuan pedagang Pasar Mini BUMG Leu Ue menerima bantuan modal usaha dari BUMDesma Sejahtera Darul Imarah di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

“Pedagang sayur Pasar Mini Leu Ue Aceh Besar mendapat tambahan modal usaha dari BUMDesma Darul Imarah menjelang Idul Adha”

ACEHPEDIA.COM | Kota Jantho – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, para pedagang sayur yang tergabung dalam Kelompok Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, mendapatkan tambahan modal usaha melalui program simpan pinjam perempuan berbasis kelompok.

Program bantuan modal tersebut disalurkan oleh Lembaga Keuangan Desa (LKD) Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Sejahtera Darul Imarah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat desa, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang dijalankan kaum perempuan.

Penyaluran bantuan modal dilakukan di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Sabtu (23/5/2026). Dalam program tersebut, setiap anggota kelompok menerima pinjaman modal sebesar Rp2 juta untuk membantu pengembangan usaha dagang mereka menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Idul Adha.

Direktur Utama BUMDesma Sejahtera Darul Imarah, Mardiana, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga yang dipimpinnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan modal usaha produktif.

Menurutnya, selama ini BUMDesma Sejahtera Darul Imarah terus berupaya hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di Kecamatan Darul Imarah melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi berbasis desa.

“Kita tetap fokus untuk berkontribusi dalam mendukung permodalan usaha masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penyaluran modal usaha bagi kelompok perempuan pedagang sayur Pasar Mini Leu Ue hari ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Mardiana.

Ia menambahkan, sektor usaha kecil yang dikelola perempuan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga maupun masyarakat desa.

Karena itu, program simpan pinjam perempuan berbasis kelompok dinilai mampu menjadi solusi dalam memperkuat usaha masyarakat kecil agar terus berkembang.

Aset BUMDesma Darul Imarah Capai Rp5,24 Miliar

Selain menyalurkan bantuan modal usaha, Mardiana juga mengungkapkan perkembangan signifikan yang dicapai BUMDesma Sejahtera Darul Imarah dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, saat awal berdiri lembaga tersebut hanya memiliki modal sekitar Rp2,12 miliar.

Namun seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat dan berkembangnya berbagai program ekonomi produktif, total aset BUMDesma Sejahtera Darul Imarah hingga Desember 2025 telah mencapai Rp5,24 miliar.

“Pertumbuhan tersebut menjadi indikator bahwa keberadaan BUMDesma mampu memberikan dampak positif terhadap penguatan ekonomi masyarakat desa,” katanya.

Keberhasilan tersebut juga menunjukkan bahwa pengelolaan usaha desa yang profesional mampu menjadi kekuatan ekonomi baru di tingkat gampong dan kecamatan.

Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE ST, menyampaikan apresiasi kepada BUMDesma Sejahtera Darul Imarah atas kepeduliannya dalam membantu penguatan modal usaha masyarakat, terutama kelompok perempuan Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue.

Menurutnya, tambahan modal yang diberikan menjelang Idul Adha sangat membantu para pedagang untuk menambah stok dagangan dan meningkatkan peluang usaha.

“Saya sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada pimpinan serta jajaran BUMDesma Darul Imarah yang telah peduli memberikan pinjaman modal usaha kepada ibu-ibu pedagang Pasar Mini BUMG Gampong Leu Ue. Momen ini sangat tepat menjelang Iduladha, sehingga mereka dapat menambah dagangan mereka,” ujarnya.

Ia berharap program serupa nantinya dapat diperluas untuk menjangkau kelompok usaha produktif lainnya di wilayah Gampong Leu Ue.

Menurut Yusri, keberadaan BUMDesma memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa melalui pengelolaan usaha, investasi, dan pemanfaatan potensi lokal.

Pedagang Bersyukur Dapat Tambahan Modal

Ketua Kelompok Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue, Mariam, mengaku bersyukur atas bantuan modal usaha yang diterima kelompoknya.

Menurutnya, tambahan modal tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat usaha para anggota kelompok agar dapat memenuhi kebutuhan pasar menjelang Idul Adha.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas penambahan modal usaha dari BUMDesma Darul Imarah ini. Kami berkomitmen menggunakan modal ini untuk pengembangan usaha dagang kami dan akan memenuhi kewajiban angsuran tepat waktu sesuai kesepakatan,” ujarnya.

Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu para pedagang kecil yang membutuhkan tambahan modal untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Selain memperkuat usaha pedagang kecil, program tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui penguatan usaha berbasis komunitas.

Program bantuan modal usaha yang dijalankan BUMDesma Sejahtera Darul Imarah menjadi salah satu contoh penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa yang terus dikembangkan di Kabupaten Aceh Besar.

Melalui pengelolaan usaha bersama dan dukungan modal produktif, masyarakat desa diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan.

Pemberdayaan kelompok perempuan melalui usaha mikro seperti kelompok Pedagang Sayur Pasar Mini Leu Ue juga dinilai memiliki dampak besar terhadap peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi lokal.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami : Facebook | Instagram