Berita AcehPendidikan

Beut Kitab di SMPN 1 Darul Imarah Makin Diminati, Siswa Rasakan Dampaknya

53
×

Beut Kitab di SMPN 1 Darul Imarah Makin Diminati, Siswa Rasakan Dampaknya

Sebarkan artikel ini
Leni Zakiah, siswi kelas delapan di SMP Negeri 1 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, sedang mempelajari kitab dalam program Beut Kitab Bak Sikula, Rabu (15/04/2026). FOTO/ FOTO/ MC ACEH BESAR

KOTA JANTHO — Program Beut Kitab Bak Sikula di SMP Negeri 1 Darul Imarah, Aceh Besar, terus menunjukkan perkembangan positif dan semakin dirasakan manfaatnya oleh para siswa.

Program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar ini menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat pendidikan keagamaan serta membentuk karakter siswa sejak dini.

Kepala SMPN 1 Darul Imarah, Affilinda, S.Pd., M.Pd, mengatakan pelaksanaan program berjalan sesuai arahan pemerintah daerah dan didukung tenaga pengajar yang kompeten.

“Langkah-langkah yang diarahkan Bupati sudah sesuai, karena yang mengajar merupakan ustadz dan ustadzah lulusan pesantren di Aceh Besar. Kami terus mendukung program ini,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

| Baca Juga : Kunjungan Bupati Aceh Besar ke Sekolah Rakyat, Soroti Pendidikan Anak Miskin

Dalam pelaksanaannya, siswa diajarkan materi dasar fardhu ain serta kitab-kitab dasar seperti fiqih, tauhid, dan tasawuf atau akhlak.

Seorang guru sedang mengajar materi beut kitab bak sikula di SMP Negeri 1 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (15/04/2026) FOTO/ MC ACEH BESAR

Tgk Junaidi selaku pengajar menjelaskan bahwa metode pembelajaran dirancang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa.

“Kitab yang diajarkan disampaikan secara bertahap sesuai kemampuan siswa, sehingga mereka lebih cepat memahami dan dapat mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Program ini dinilai tidak hanya meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga memperkuat akhlak dan perilaku siswa di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Dukungan juga datang dari para siswa. Salah satunya, Leni Zakiah, siswi kelas VIII, mengaku program ini sangat membantu dalam memperdalam ilmu agama.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Dengan adanya Beut Kitab di sekolah, kami bisa lebih mudah memahami pelajaran agama tanpa harus selalu mengaji di luar,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, program ini menjadi solusi bagi siswa yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengikuti pengajian di luar sekolah.

Dengan semakin optimalnya pelaksanaan Beut Kitab Bak Sikula, pihak sekolah berharap program ini dapat terus berlanjut sebagai fondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak, cerdas, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman di Aceh Besar.


Eksplorasi konten lain dari acehpedia.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *