Berita AcehEkonomi

Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Daging Meugang Jelang Idul Adha, Ini Lokasinya

12
×

Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah Daging Meugang Jelang Idul Adha, Ini Lokasinya

Sebarkan artikel ini
emko Banda Aceh menggelar pasar murah daging meugang menjelang Idul Adha
Infografik : Pemko Banda Aceh menggelar pasar murah daging meugang menjelang Idul Adha 1447 Hijriah dengan harga Rp150 ribu per kilogram

ACEHPEDIA.COM | Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) menggelar program Pasar Murah Daging Meugang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Program Pasar Murah Daging Meugang tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan daging meugang dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan menjelang Idul Adha.

Kepala DP2KP Kota Banda Aceh, Iskandar, mengatakan kegiatan pasar murah akan berlangsung selama dua hari dengan total enam titik lokasi penyelenggaraan yang tersebar di beberapa kecamatan.

Menurut Iskandar, pasar murah daging meugang akan dimulai pada Minggu, 24 Mei 2026 dan berlanjut hingga Senin, 25 Mei 2026.

Pada hari pertama, pasar murah digelar di tiga lokasi berbeda untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan daging menjelang Idul Adha.

“Pada hari pertama, Minggu 24 Mei 2026 pasar murah dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Gampong Lhong Raya Kecamatan Banda Raya, halaman SD Negeri 56 Lamglumpang Kecamatan Ulee Kareng, serta di Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa,” ujar Iskandar, Sabtu (23/5/2026).

Sementara itu, pada hari kedua masyarakat dapat mengunjungi pasar murah di halaman Kantor Perumda Tirta Daroy Kecamatan Kuta Alam, Jalan Tentara Pelajar Ex Suzuya Shopping Centre Kampung Baro Kecamatan Baiturrahman, dan Jalan Rama Setia Lampaseh Aceh Kecamatan Meuraxa.

Pelaksanaan pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Harga Daging Meugang Rp150 Ribu per Kilogram

Pemerintah Kota Banda Aceh menetapkan harga khusus di Pasar Murah Daging Meugang dalam program tersebut sebesar Rp150 ribu per kilogram.

Harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan daging dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar menjelang meugang dan Idul Adha.

“Pemerintah menetapkan harga khusus daging meugang sebesar Rp150 ribu per kilogram,” kata Iskandar.

Program Pasar Murah Daging Meugang ini diprioritaskan khusus bagi warga Kota Banda Aceh sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Selain menjaga stabilitas harga, program tersebut juga bertujuan membantu masyarakat menghadapi lonjakan kebutuhan pangan menjelang Idul Adha.

DP2KP Kota Banda Aceh sengaja memusatkan pasar murah di sejumlah titik strategis agar mudah dijangkau masyarakat.

Penyebaran lokasi juga dilakukan untuk menghindari penumpukan warga di satu titik lokasi pasar murah.

Menurut Iskandar, langkah tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan pasar murah berjalan lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

“Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di sejumlah titik strategis yang tersebar di beberapa kecamatan di Kota Banda Aceh guna menghindari penumpukan warga serta memudahkan akses masyarakat,” jelasnya.

Program pasar murah daging meugang ini menjadi salah satu agenda rutin pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pangan saat momentum hari besar Islam.

Meugang Jadi Tradisi Menjelang Hari Raya di Aceh

Iskandar menambahkan program pasar murah yang diinisiasi oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Beberapa mitra strategis yang ikut mendukung kegiatan itu di antaranya Bank Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Pegadaian, serta LKMS Mahirah Muamalah.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap program pasar murah ini benar-benar memberikan manfaat bagi warga, terutama menjelang tradisi meugang yang menjadi budaya penting masyarakat Aceh.

Tradisi meugang merupakan budaya masyarakat Aceh yang sudah berlangsung turun-temurun menjelang Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.

Pada momentum tersebut, masyarakat biasanya membeli dan memasak daging sebagai bagian dari tradisi menyambut hari besar keagamaan.

Karena tingginya permintaan, harga daging di pasaran kerap mengalami kenaikan menjelang meugang.

Melalui program pasar murah, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap masyarakat tetap dapat menikmati tradisi meugang dengan harga yang lebih terjangkau.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami : Facebook | Instagram