PendidikanBreaking News

Rektor USK Lantik Empat Wakil Rektor Baru 2026–2031, Fokus Perkuat Internasionalisasi Kampus

15
×

Rektor USK Lantik Empat Wakil Rektor Baru 2026–2031, Fokus Perkuat Internasionalisasi Kampus

Sebarkan artikel ini
Rektor USK lantik wakil rektor baru
Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., melantik empat Wakil Rektor baru untuk masa jabatan 2026–2031 di Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood. (Banda Aceh, 13 Mei 2026). FOTO/HUMAS USK

ACEHPEDIA.COM | Banda Aceh – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mirza Tabrani, resmi melantik empat wakil rektor baru untuk masa jabatan 2026–2031 dalam prosesi yang berlangsung di Gedung AAC Prof. Dr. Dayan Dawood, Banda Aceh, Rabu (13/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah strategis USK dalam memperkuat tata kelola kampus, meningkatkan kualitas akademik, serta memperluas jejaring internasional perguruan tinggi terbesar di Aceh tersebut.

Empat pejabat yang dilantik masing-masing adalah Prof. Dr. Heru Fahlevi sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Fairuzzabadi sebagai Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan, Dr. Rina Suryani Oktari sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, serta Dr. Ir. Ramzi Adriman sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemitraan, dan Bisnis.

Rektor USK Tekankan Persatuan dan Kolaborasi

Dalam sambutannya, Rektor USK menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi dalam membangun masa depan kampus.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan tinggi saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja sama yang solid antara seluruh unsur pimpinan universitas, baik yang baru maupun yang sebelumnya telah mengabdi.

“Saya mengundang rektor dan wakil rektor lama supaya kita tetap bersatu membangun USK. Tanggung jawab kita ke depan sangat besar,” ujar Prof. Mirza Tabrani.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan USK ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan seluruh pimpinan dalam membangun sistem pendidikan tinggi yang kompetitif, modern, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kepada Wakil Rektor Bidang Akademik yang baru dilantik, Prof. Heru Fahlevi, Rektor USK memberikan target besar terkait peningkatan internasionalisasi kampus.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan jumlah mahasiswa asing di lingkungan USK sebagai bagian dari penguatan indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi.

Saat ini, USK terus berupaya memperluas jejaring internasional melalui kerja sama pendidikan, riset, dan pertukaran mahasiswa dengan berbagai universitas luar negeri.

“Kita ingin jumlah mahasiswa asing meningkat menjadi 300 orang. Ini penting untuk memperkuat IKU dan meningkatkan kualitas akademik USK,” katanya.

Selain itu, peningkatan mutu pembelajaran, penguatan kurikulum internasional, serta peningkatan reputasi akademik kampus juga menjadi perhatian utama dalam kepemimpinan baru USK.

Sementara kepada Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan, Dr. Fairuzzabadi, Rektor USK menegaskan pentingnya membangun sistem tata kelola keuangan yang transparan, profesional, dan akuntabel.

Menurutnya, pengelolaan anggaran universitas harus dapat dipantau secara jelas oleh seluruh pimpinan guna memastikan penggunaan dana berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Kita harus bisa melihat dengan jelas penggunaan uang kita. Transparansi itu penting, seperti perbankan yang mempublikasikan laporan keuangan. USK juga harus mampu melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendukung penguatan tata kelola perguruan tinggi yang modern dan berintegritas.

Dr. Rina Suryani Oktari Jadi Wakil Rektor Perempuan Pertama

Salah satu momen yang mendapat perhatian khusus dalam pelantikan ini adalah terpilihnya Dr. Rina Suryani Oktari sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan.

Penunjukan tersebut menjadi sejarah baru bagi USK karena untuk pertama kalinya posisi wakil rektor dijabat oleh seorang perempuan.

Rektor menilai Dr. Rina memiliki perhatian besar terhadap pengembangan mahasiswa, terutama dalam peningkatan angka partisipasi pendidikan tinggi, tingkat kelulusan, serta penguatan prestasi mahasiswa.

“Saya memilih Ibu Rina karena perhatian beliau terhadap edukasi, kelulusan mahasiswa, dan prestasi mahasiswa sangat besar. Seorang ibu pasti mampu menjaga anak-anaknya, meskipun jumlahnya sangat banyak,” ujar Prof. Mirza.

Ke depan, bidang kemahasiswaan diharapkan semakin aktif dalam membangun iklim kampus yang kreatif, inovatif, dan mendukung pengembangan kewirausahaan mahasiswa.

Di sektor perencanaan, kemitraan, dan bisnis, Rektor USK menugaskan Dr. Ramzi Adriman untuk memperkuat kolaborasi riset serta memperluas jaringan kerja sama nasional dan internasional.

Pengembangan kerja sama dengan universitas luar negeri dinilai sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas riset, pertukaran akademik, hingga pengembangan inovasi kampus.

Selain itu, penguatan sektor bisnis dan pengembangan unit usaha kampus juga menjadi bagian dari strategi USK dalam membangun kemandirian perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor USK turut menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada pimpinan periode sebelumnya, termasuk mantan Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin kampus.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran wakil rektor periode 2022–2026 yang dinilai telah berperan besar dalam mendukung berbagai capaian USK di bidang akademik, penelitian, kemahasiswaan, dan tata kelola kampus.

Dengan kepemimpinan baru tersebut, USK diharapkan semakin berkembang menjadi perguruan tinggi unggulan yang mampu bersaing di tingkat global serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan pendidikan di Aceh dan Indonesia.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami di : Facebook | Instagram