Berita Aceh

Jembatan Umah Besi Kembali Normal, TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Akses Vital di Bener Meriah

26
×

Jembatan Umah Besi Kembali Normal, TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Akses Vital di Bener Meriah

Sebarkan artikel ini
Jembatan Umah Besi di Bener Meriah kembali normal
Jembatan Umah Besi di Bener Meriah kembali normal setelah diperbaiki secara gotong royong oleh TNI, Dinas PU, dan masyarakat selama tiga hari

ACEHPEDIA.COM |Bener Meriah – Akses transportasi masyarakat di Jembatan Umah Besi, Kabupaten Bener Meriah, akhirnya kembali normal setelah proses perbaikan selama tiga hari berhasil diselesaikan. Perbaikan dilakukan secara gotong royong oleh personel Kodim 0119/Bener Meriah bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan masyarakat setempat, sehingga jembatan kini kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sebelumnya, kerusakan pada bagian galangan jembatan sempat menghambat aktivitas masyarakat serta distribusi barang di wilayah tersebut. Tingginya intensitas kendaraan yang melintas setiap hari menyebabkan bagian galangan jembatan mengalami patah dan membahayakan pengguna jalan.

Karena Jembatan Umah Besi merupakan salah satu jalur utama penghubung antar wilayah di Kabupaten Bener Meriah, percepatan perbaikan menjadi prioritas utama agar mobilitas masyarakat tidak lumpuh terlalu lama.

Jembatan Umah Besi Jadi Jalur Vital Warga

Keberadaan Jembatan Umah Besi memiliki peran penting bagi masyarakat sekitar. Jalur tersebut tidak hanya digunakan sebagai akses transportasi harian, tetapi juga menjadi penghubung utama distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga.

Kerusakan yang terjadi beberapa hari lalu sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat karena kendaraan sulit melintas, terutama kendaraan pengangkut hasil kebun dan kebutuhan pokok.

Menyikapi kondisi tersebut, personel Kodim 0119/Bener Meriah bersama Dinas PU langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Perbaikan dilakukan siang dan malam demi memastikan akses masyarakat segera pulih.

Semangat gotong royong terlihat selama proses pengerjaan berlangsung. Personel TNI, petugas Dinas PU, dan warga saling bahu-membahu memperbaiki bagian jembatan yang rusak agar kembali aman digunakan.

Danramil 03/TG Kodim 0119/Bener Meriah, Kapten Inf Takdir Anur, mengatakan setelah dilakukan proses perbaikan dan pengecekan kondisi konstruksi, akses kendaraan umum kini telah kembali dibuka.

Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau kendaraan bertonase berat agar tidak melintasi jembatan tersebut untuk sementara waktu demi menjaga ketahanan struktur jembatan.

“Meski akses kendaraan umum telah kembali normal, kami bersama dinas terkait mengimbau khususnya kepada kendaraan bertonase berat, terutama truk angkutan barang, agar menggunakan jalur alternatif guna mengurangi beban jembatan dan menjaga kondisi infrastruktur tetap aman,” ujar Kapten Inf Takdir Anur, Rabu (13/05/2026).

Menurutnya, pembatasan kendaraan berat menjadi langkah antisipatif untuk mencegah kerusakan kembali pada bagian jembatan yang sebelumnya patah akibat tekanan beban kendaraan yang melintas secara terus-menerus.

TNI dan Warga Tunjukkan Semangat Gotong Royong

Perbaikan Jembatan Umah Besi menjadi contoh nyata kuatnya semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan di tengah warga.

Selama proses pengerjaan berlangsung, masyarakat ikut membantu mempercepat perbaikan mulai dari pengangkutan material hingga membantu proses pengerjaan di lapangan.

Kapten Inf Takdir Anur menegaskan bahwa kesadaran masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlangsungan fungsi jembatan tersebut sampai nantinya dibangun jembatan permanen dengan konstruksi yang lebih kuat.

“Kami berharap seluruh pengendara dapat mematuhi rambu-rambu dan imbauan petugas di lapangan, khususnya kendaraan bertonase berat agar menggunakan jalur alternatif, sehingga Jembatan Umah Besi tetap dapat mendukung mobilitas masyarakat sampai nantinya tersedia jembatan permanen,” tambahnya.

Kembalinya fungsi Jembatan Umah Besi disambut lega oleh masyarakat. Warga mengaku aktivitas sehari-hari sempat terganggu selama proses perbaikan berlangsung, terutama untuk distribusi hasil perkebunan dan kebutuhan pokok.

Salah seorang warga, Imam (50), menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras memperbaiki jembatan tersebut.

“Kami sangat bersyukur jembatan ini sudah bisa dilalui kembali. Selama perbaikan, aktivitas masyarakat memang sempat terganggu, terutama untuk membawa hasil kebun dan kebutuhan sehari-hari. Kami berterima kasih kepada TNI dan semua pihak yang sudah membantu memperbaiki jembatan ini,” ujar Imam.

Ia juga berharap masyarakat bersama-sama menjaga kondisi jembatan dengan mematuhi aturan pembatasan kendaraan berat agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

Dengan kembali normalnya akses Jembatan Umah Besi, distribusi hasil pertanian dan roda perekonomian masyarakat di Kabupaten Bener Meriah diharapkan kembali berjalan lancar.

Selain mendukung aktivitas warga, keberhasilan perbaikan ini juga menjadi bukti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi persoalan infrastruktur di daerah.

Peran aktif TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama percepatan penanganan sehingga akses vital masyarakat dapat kembali digunakan dalam waktu singkat.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan selama proses perbaikan juga memperlihatkan kuatnya solidaritas sosial masyarakat Bener Meriah dalam menghadapi berbagai kesulitan bersama.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami di : Facebook | Instagram