ACEHPEDIA.COM |KOTA JANTHO – CJH Aceh Besar kloter II resmi diberangkatkan dari Masjid Baitul Makmur Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Rabu (6/5/2026). Sebanyak 314 calon jamaah haji dilepas dalam suasana haru yang dipenuhi doa dari keluarga dan masyarakat yang memadati lokasi keberangkatan.
Momentum ini menjadi bagian dari rangkaian pemberangkatan jamaah haji Aceh tahun 2026 yang dilakukan secara bertahap.
Ratusan warga tampak antusias mengantar keberangkatan CJH Aceh Besar kloter II. Tangis bahagia dan doa mengiringi langkah para jamaah yang bersiap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Para jamaah berkumpul sejak pagi di Masjid Baitul Makmur Sibreh sebelum diberangkatkan menuju Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Suasana emosional terlihat saat para jamaah berpamitan dengan keluarga sebelum menaiki bus yang telah disiapkan.
CJH Aceh Besar Kloter II Dilepas Penuh Haru
Wakili Bupati Aceh Besar Drs Syukri A. Jalil didampingi Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar Rusdi S.Sos M.Si turut hadir melepaskan keberangkatan CJH Aceh Besar kloter II tersebut yang akan memasuki Asrama Haji Embarkasi Aceh dan akan diberangkatkan malam dini hari nanti dari Bandara Sultan Iskandar Muda.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan agar para jamaah senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, serta mengikuti arahan petugas selama menjalankan ibadah haji.
“Doa kita semua, para jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.

Selain itu, Wabup juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan nama baik daerah selama berada di Tanah Suci.
Dalam konteks keberangkatan CJH Aceh Besar kloter II, ia menekankan bahwa jamaah merupakan representasi masyarakat Aceh di mata dunia.
“Jaga kebersamaan, saling membantu, dan patuhi arahan petugas agar ibadah berjalan tertib dan lancar,” tambahnya.
Pesan ini menjadi bekal moral bagi para jamaah selama menjalankan ibadah.
Syukri juga menekankan bahwa kondisi fisik yang prima sangat menentukan kelancaran ibadah haji.
Ia mengingatkan jamaah CJH Aceh Besar kloter II untuk mengatur waktu istirahat dengan baik di tengah padatnya rangkaian ibadah.
“Kesehatan adalah modal utama dalam beribadah. Manfaatkan waktu istirahat dengan baik,” pesannya.
Hal ini penting agar seluruh tahapan ibadah dapat dijalani secara maksimal.
Dalam rombongan CJH Aceh Besar kloter II, terdapat jamaah termuda dan tertua yang menjadi perhatian.
Jamaah termuda adalah Mahiratul Khairi yang berusia 19 tahun, sementara jamaah tertua adalah Ismail Husein (97 tahun) dan Syamsiah Abdul Rahman (91 tahun).
Kehadiran jamaah dari berbagai kelompok usia ini menunjukkan semangat luar biasa dalam menunaikan rukun Islam kelima.
Jadwal Keberangkatan Menuju Tanah Suci
Para jamaah CJH Aceh Besar kloter II dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Aceh pada pukul 07.00 WIB.
Selanjutnya, mereka akan diberangkatkan menuju Madinah pada dini hari pukul 03.10 WIB melalui Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 2102.
Jamaah diperkirakan tiba di Jeddah pada Kamis, 7 Mei 2026, pukul 07.30 waktu Arab Saudi.
Komposisi CJH Aceh Besar kloter II terdiri dari:
- PPIH Kloter: 4 orang
- PHD: 2 orang
- Aceh Besar: 314 jamaah
- Banda Aceh: 4 jamaah
- Sabang: 69 jamaah
Total keseluruhan jamaah dalam kloter ini mencapai 393 orang.
Pemerintah Aceh Besar bersama pihak terkait terus memastikan kesiapan layanan bagi jamaah haji.
Mulai dari proses keberangkatan, pendampingan selama di Tanah Suci, hingga kepulangan ke tanah air, seluruh tahapan CJH Aceh Besar kloter II telah dipersiapkan secara maksimal.
Hal ini bertujuan agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan lancar.
Keberangkatan CJH Aceh Besar kloter II menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang penuh makna bagi para jamaah.
Dengan doa dan dukungan keluarga, para jamaah diharapkan dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan baik serta kembali sebagai haji yang mabrur.
*





