AcehBerita

Wakil Bupati Bener Meriah Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana

33
×

Wakil Bupati Bener Meriah Hadiri Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini

Aceh Utara, Acehpedia.com – Upaya pemulihan sektor pertanian pascabencana di Provinsi Aceh terus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Hal ini ditandai dengan kehadiran Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, pada kegiatan Groundbreaking Rehabilitasi Lahan Sawah Terdampak Bencana serta penyerahan bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Peduli Provinsi Aceh Tahun 2026, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Meunasah Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, tersebut menjadi simbol dimulainya kembali harapan para petani yang lahannya terdampak bencana alam. Melalui program rehabilitasi ini, pemerintah berupaya mengembalikan fungsi lahan sawah agar dapat kembali diolah secara produktif.

Groundbreaking ini sekaligus dirangkai dengan penyerahan berbagai bantuan pertanian dari Kementan dan Bapanas. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban petani serta mempercepat proses pemulihan aktivitas pertanian, yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi petani di Aceh. Ia menilai, dukungan berupa rehabilitasi lahan dan bantuan pertanian merupakan langkah strategis dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Program ini sangat berarti bagi petani kita. Harapannya, lahan yang sempat rusak dapat kembali produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, acara ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan sekaligus memastikan sektor pertanian di wilayah terdampak bencana dapat bangkit dan berkembang kembali.