Berita AcehTeknologi

RAPIM ORDA Aceh 2026 Dorong Soliditas Organisasi dan Penguatan Komunikasi

4
×

RAPIM ORDA Aceh 2026 Dorong Soliditas Organisasi dan Penguatan Komunikasi

Sebarkan artikel ini
RAPIM ORDA Aceh 2026

Aceh Besar, 20 September 2026 – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Daerah Aceh menggelar Rapat Pimpinan (RAPIM) ORARI Daerah Aceh Tahun 2026 di Aula Gedung Lembaga Administrasi Negara (LAN) Aceh, Aceh Besar, Minggu (20/9/2026).

Mengusung tema “Soliditas Organisasi, Optimalisasi Peran untuk Aceh yang Tanggap dan Terhubung”, kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi jajaran ORARI Daerah Aceh bersama ORARI Lokal dalam memperkuat koordinasi, membangun sinergi, serta membahas berbagai agenda organisasi.

RAPIM diikuti oleh 11 ORARI Lokal (ORLOK), yakni ORLOK Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Lokal Persiapan Pidie, dan Lokal Persiapan Bener Meriah.

Dalam sambutannya, Ketua ORARI Daerah Aceh, T. Marzuki (YB6AK), mengharapkan RAPIM dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi serta kekompakan antara ORDA dan ORLOK di seluruh Aceh.

Menurutnya, soliditas organisasi menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi peran ORARI, khususnya dalam membangun jaringan komunikasi yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan daerah.

Bahas Program dan Penguatan Perangkat Komunikasi

rapim orari aceh

Sejumlah agenda dan rencana realisasi ORDA Aceh turut dibahas dalam RAPIM. Salah satunya adalah rencana penyeragaman atribut ORARI sebagai bagian dari penguatan identitas dan keseragaman organisasi.

Selain itu, ORDA Aceh membahas rencana penyaluran bantuan perangkat komunikasi dari ORPUS yang merupakan donasi dari ORDA diseluruh ORDA kepada ORLOK yang terdampak bencana. Dalam rencana tersebut, disiapkan bantuan berupa empat unit HF Radio yang akan dialokasikan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Beberapa wilayah yang menjadi pembahasan terkait dukungan perangkat tersebut antara lain Aceh Tamiang, Pidie, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Gayo Lues. Rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Untuk Bener Meriah, Aceh Timur, dan Gayo Lues, rencana bantuan berupa perangkat HF Radio. Sementara itu, Aceh Tamiang secara khusus mengusulkan RPU VHF untuk mendukung komunikasi lokal dengan mempertimbangkan faktor kondisi wilayah.

Sedangkan Pidie juga direncanakan mendapatkan dukungan RPU VHF.

Adapun untuk wilayah Barat Selatan (Barsela), informasi mengenai bentuk dukungan perangkat komunikasi akan disampaikan lebih lanjut setelah memperoleh persetujuan dari masing-masing Ketua ORLOK.

Rencana tersebut merupakan bagian dari pembahasan ORDA Aceh dalam mengoptimalkan fungsi komunikasi radio, terutama untuk mendukung koordinasi dan kesiapsiagaan di wilayah yang membutuhkan dukungan komunikasi dalam situasi kebencanaan.

Penyerahan Mandat Lokal Persiapan ORLOK Tamiang

penyerahan mandat Lokal Persiapan ORLOK Tamiang kepada Ichsan (YB6CX)

 

Rangkaian RAPIM ORDA Aceh 2026 ditutup dengan agenda penyerahan mandat Lokal Persiapan ORLOK Tamiang kepada Ichsan (YB6CX).

Mandat tersebut diserahkan oleh Ketua ORARI Daerah Aceh, T. Marzuki (YB6AK), didampingi Sekretaris ORARI Daerah Aceh, Hilman Suryadi (YC6GD) dan Syarul Jamil (YC6BAM) sebagai ketua DPP Orda Aceh

Prosesi penyerahan mandat turut disaksikan oleh para pengurus dan perwakilan ORLOK yang hadir dalam RAPIM ORDA Aceh 2026.

Penyerahan mandat ini menjadi bagian dari proses persiapan pembentukan ORLOK Tamiang sekaligus langkah penguatan struktur organisasi ORARI di tingkat lokal.

Dengan mengusung semangat “Soliditas Organisasi, Optimalisasi Peran untuk Aceh yang Tanggap dan Terhubung”, RAPIM ORDA Aceh 2026 diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarpengurus, meningkatkan kekompakan, serta mendorong peran ORARI dalam mendukung komunikasi dan kesiapsiagaan di berbagai wilayah Aceh.