Berita AcehBerita NasionalBreaking News

Kaposwil PRR Aceh: Jembatan Kutablang A Selesai Sesuai Target

7
×

Kaposwil PRR Aceh: Jembatan Kutablang A Selesai Sesuai Target

Sebarkan artikel ini
Jembatan Kutablang

ACEHPEDIA.COM | Banda Aceh—Pembangunan jembatan permanen Kutablang A, di lintas nasional Banda Aceh-Medan, yang berlokasi di Desa Tingkeum Manyang, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Aceh,selesai sesuai target. Pada Minggu, 20 Septe,ber 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) bersama Pemkab Bireuen, melakukan open traffic perdana.

Kepala Posko Wilayah Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan jajaran, BUMN kontraktor utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, kontraktor lokal PT Krueng Meuh, Pemkab Bireuen yang dipimpin H. Mukhlis, serta seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan, pembangunan, pengawasan, dan lain-lain.

“Alhamdulillah. Berkat ketekunan dan kedisiplinan, akhirnya jembatan Kutablang A selesai dibangun tepat waktu. Dan pada hari Minggu, 20 September 2026, hari ini, jembatan tersebut telah dibuka untuk umum oleh Kementerian PU,”sebut Safrizal dengan senyum merekah.

Dalam kesempatan itu Safrizal menerangkan, nilai kontrak pembangunan jembatan tersebut Rp107,5 miliar. Sedangkan total pagu nilai paket penanganan darurat dan infrastruktur di lokasi jembatan tersebut Rp251 miliar. Nilai pagu tersebut untuk membiayai seluruh rangkaian pengerjaan konferehensif. Terdiri dari pemasangan dan perawatan berkala jembatan bailey, pembangunan struktur utama jembatan dengan baja girder, penerapan metode teknologi incremental launching, hingga pengecoran dinding pengaman beton (parapet) di kedua sisi jembatan.

Dalam rencana awal, jembatan tersebut selesai dibangun pada akhir Juli 2026. Akan tetapi karena terjadinya transisi dari masa tanggap darurat ke rekonstruksi, pembangunan jembatan tersebut dihentikan sementara waktu. Proses penyesuaian mekanisme kerja memakan waktu hampir satu bulan.Setelah penyesuaian mekanisme selesai, kegiatan dilanjutkan kembali.

“Karena jembatan Kutablang A mulai dibangun pada masa tanggap darurat, maka ketika terjadi perubahan status dari tanggap darurat ke fase rehabilitasi dan rekosntruksi resmi, maka harus dilakukan penyesuaian mekanisme kerja dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Maka target pun bergeser,” kata Safrizal, yang pernah menjadi Pj Gubernur di Kalimantan Selatan, Bangka Belitung, dan Aceh.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri tersebut, dalam keterangannya menyampaikan juga, kontraktor utama dan mitra lokal juga harus memberikan perhatian kepada jembatan bailey yang berada di sisi pengerjaan kontruksi jembatan Kutablang A. ketika ada masalah di jembatan bailey, kontraktor juga harus menanganinya supaya jalur transportasi utama tersebut tidak putus.

Adapun jembatan lama yang kini dipasang bailey, setelah open traffic jembatan Kutablang A, akan ditutup sementara waktu. Jembatan tersebut akan diperbaiki hingga selesai.

Dengan selesainya pembangunan jembatan Kutablang A, maka tinggal satu lagi jembatan kewenangan nasional yang sedang on going proses, yaitu jembatan permanen Teupin Mane, di lintas nasional Bireuen-Takengon.Jembatan Teupin Mane diperkirakan selesai pada Desember tahun ini.

Sementara jembatan rangka baja Pante Lhong yang sedang dibangun di Desa Pante Lhong, yang menghubungan Kecamatan Peusangan-Peusangan Siblah Krueng, merupakan kewenangan Kabupaten Bireuen, pembangunannya juga didanai oleh Pemerintah Pusat.

Tiga jembatan rangka baja lainnya juga akan dibangun pada 2027 oleh Pemerintah Pusat atas usulan Pemkab Bireuen.

Bencana hidrometeorologi Sumatra yang terjadi November tahun lalu, menghancurkan 12 jembatan rangka baja di aliran Krueng Peusangan di dalam wilayah administrasi Kabupaten Bireuen.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami : Facebook | Instagram