Aceh

Investor Global Lirik Aceh Besar, Bupati Muharram Idris Dorong Hilirisasi Peternakan dan Serapan Tenaga Kerja

35
×

Investor Global Lirik Aceh Besar, Bupati Muharram Idris Dorong Hilirisasi Peternakan dan Serapan Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menerima audiensi investor dari PT Alqudsi Agri Aceh di Dekranasda Aceh Besar, Jumat (10/04/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR

Kota Jantho — Minat investor global terhadap potensi daerah di Aceh Besar terus meningkat. Pemerintah Kabupaten Aceh Besar pun mendorong pengembangan hilirisasi sektor peternakan guna memperkuat ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Hal tersebut mengemuka saat Bupati Aceh Besar, Muharram Idris yang akrab disapa Syech Muharram, menerima audiensi investor dari PT Alqudsi Agri Aceh di Dekranasda Aceh Besar, Jumat (10/04/2026).

Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Plt Kepala Dinas Pertanian Aceh Besar HM Ali serta Kepala Dinas Pangan Aceh Besar Alyadi. Audiensi ini menjadi langkah awal penjajakan investasi di sektor peternakan dan pengolahan daging merah berskala internasional.

Perusahaan investor tersebut merupakan bagian dari Alqudsi Agri Group asal Australia yang dikenal sebagai agribisnis terintegrasi dengan sistem hulu hingga hilir. Kegiatan usaha meliputi budidaya sorgum, peternakan sapi dan domba, hingga pengolahan dan distribusi produk daging, termasuk produk siap saji.

Menariknya, rencana investasi ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga dirancang untuk memperkuat koperasi pertanian serta meningkatkan serapan tenaga kerja di Aceh Besar, sehingga diharapkan mampu menekan angka pengangguran.

Fokus Hilirisasi dan Ekonomi Masyarakat

Bupati Muharram menegaskan bahwa arah pembangunan Aceh Besar bertumpu pada dua fokus utama, yakni penegakan syariat Islam dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

“Visi dan misi kami hanya dua, yaitu penegakan syariat Islam dan peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Aceh Besar, mulai dari sektor kehutanan, pertanian hingga kelautan. Selain itu, keberadaan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Krueng Raya dinilai menjadi keunggulan strategis dalam mendukung arus investasi dan distribusi logistik.

Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat dapat dilakukan melalui pendekatan berbasis potensi wilayah, termasuk pengembangan peternakan terintegrasi seperti yang ditawarkan investor.

Komitmen Kemudahan Investasi

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmennya untuk memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal.

“Kami berharap investasi yang masuk ke Aceh Besar tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Syech Muharram.

Investor Siap Patuhi Regulasi

Sementara itu, CEO Alqudsi Agri Group, Syed Ghazaly Alqudsi, menyampaikan bahwa rencana investasi di Aceh Besar telah melalui kajian matang.

Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk menjalankan investasi sesuai dengan regulasi dan mekanisme perizinan yang berlaku.

“Kami berkomitmen mengikuti seluruh aturan yang berlaku di Aceh Besar dan memastikan investasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” ujarnya.