Pendidikan

KKN USK Kelompok 68 Dampingi Anak-anak Belajar Al-Qur’an di Gampong Tijien Daboh

10
×

KKN USK Kelompok 68 Dampingi Anak-anak Belajar Al-Qur’an di Gampong Tijien Daboh

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN USK Kelompok 68
Mahasiswa KKN USK Kelompok 68 mendampingi anak-anak belajar Al-Qur’an dan Iqra’ di Balai Pengajian Miftahul Jannah, Gampong Tijien Daboh, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya.

Di tengah kesibukan menjalankan berbagai program kerja, mahasiswa KKN USK Kelompok 68 Tijien Daboh turut memberikan perhatian pada pendidikan keagamaan anak-anak melalui program pendampingan Taman Pendidikan Al-Qur’an atau TPA.

 

ACEHPEDIA.COM | PIDIE JAYA – Pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX Universitas Syiah Kuala (USK) Kelompok 68 di Gampong Tijien Daboh, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, tidak hanya berfokus pada program sosial dan kemasyarakatan. Pendidikan keagamaan juga menjadi perhatian melalui kegiatan pendampingan anak-anak yang belajar Al-Qur’an di Balai Pengajian Miftahul Jannah.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan mahasiswa KKN dalam mendukung proses pendidikan nonformal di tengah masyarakat. Para mahasiswa hadir untuk membantu anak-anak dalam membaca Al-Qur’an dan Iqra’, sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih akrab, menyenangkan, dan mendorong mereka untuk terus mencintai kegiatan mengaji.

Program pendampingan ini berlangsung di tengah rutinitas mahasiswa menjalankan berbagai agenda pengabdian selama berada di Gampong Tijien Daboh. Bagi kelompok KKN 68, kegiatan belajar Al-Qur’an bukan sekadar bagian dari rangkaian program kerja, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan generasi muda di desa.

Suasana Mengaji di Balai Pengajian Miftahul Jannah

Menjelang sore, suasana Gampong Tijien Daboh berubah menjadi lebih semarak dengan kehadiran anak-anak yang datang untuk mengikuti kegiatan mengaji.

Balai Pengajian Miftahul Jannah menjadi tempat anak-anak belajar membaca Al-Qur’an dan Iqra’. Di tempat tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 68 turut mengambil peran dengan mendampingi proses pembelajaran.

Anak-anak dibimbing secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing-masing. Mereka mendapatkan pendampingan dalam membaca huruf dan ayat Al-Qur’an, memperbaiki pelafalan, serta meningkatkan kelancaran membaca.

Pendekatan yang digunakan mahasiswa dibuat lebih dekat dengan karakter anak-anak. Proses belajar tidak dilakukan dengan suasana yang kaku, melainkan melalui interaksi yang memungkinkan peserta didik merasa nyaman saat menerima bimbingan.

Kehadiran mahasiswa juga membuat proses belajar menjadi lebih interaktif. Anak-anak dapat bertanya ketika mengalami kesulitan, sementara mahasiswa memberikan arahan secara langsung agar kesalahan dalam membaca dapat diperbaiki.

Mahasiswa Tidak Hanya Menjadi Pengajar

KKN Kelompok 68
Mahasiswa KKN USK Kelompok 68 mendampingi anak-anak belajar Al-Qur’an dan Iqra’ di Balai Pengajian Miftahul Jannah, Gampong Tijien Daboh, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN tidak menempatkan diri hanya sebagai pengajar. Mereka juga berusaha menjadi teman belajar bagi anak-anak.

Pendekatan tersebut penting untuk menciptakan hubungan yang lebih dekat sehingga anak-anak tidak merasa sungkan ketika mengalami kesulitan dalam belajar.

Suasana belajar yang diselingi interaksi ringan dan komunikasi yang akrab membuat kegiatan mengaji berlangsung dengan lebih menyenangkan. Semangat anak-anak untuk mengikuti pembelajaran menjadi bagian penting dari kegiatan pendampingan tersebut.

Bagi mahasiswa, pengalaman ini juga menjadi pembelajaran tersendiri. Mereka dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan anak-anak, memahami kemampuan peserta didik yang berbeda-beda, serta menyesuaikan cara penyampaian materi agar mudah diterima.

Dengan demikian, kegiatan KKN tidak hanya memberikan pengalaman akademik dan sosial bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat secara langsung.

Menanamkan Kebiasaan Positif Sejak Dini

Pendidikan Al-Qur’an memiliki peran penting dalam membangun kebiasaan positif pada anak. Kegiatan mengaji secara rutin dapat menjadi bagian dari proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta pengenalan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.

Melalui pendampingan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 68 berharap anak-anak di Gampong Tijien Daboh semakin termotivasi untuk meluangkan waktu belajar Al-Qur’an.

Bagi anak-anak, proses tersebut dimulai dari hal sederhana, seperti mengenal huruf hijaiyah, membaca Iqra’, memperbaiki bacaan, hingga secara bertahap mampu membaca Al-Qur’an dengan lebih lancar.

Setiap perkembangan kecil yang mereka capai menjadi bagian dari proses pendidikan yang berkelanjutan.

Karena itu, keberadaan mahasiswa KKN di tengah kegiatan pengajian diharapkan tidak hanya memberikan tambahan tenaga pendamping selama masa pengabdian, tetapi juga mampu memberikan pengalaman positif bagi anak-anak.

KKN Menjadi Sarana Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan pendampingan di Balai Pengajian Miftahul Jannah sekaligus memperlihatkan bahwa program KKN dapat hadir dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Pengabdian mahasiswa tidak selalu harus diwujudkan melalui pembangunan fisik atau kegiatan berskala besar. Pendampingan pendidikan, interaksi sosial, dan kegiatan keagamaan juga memiliki nilai penting karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Bagi KKN Reguler Periode XXIX Kelompok 68, mendampingi anak-anak belajar Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk kontribusi sederhana yang dapat dilakukan selama berada di Gampong Tijien Daboh.

Mahasiswa dapat berbagi pengetahuan dan waktu, sementara masyarakat mendapatkan tambahan dukungan dalam mendampingi kegiatan pendidikan anak-anak.

Hubungan yang terbangun melalui kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari proses mahasiswa mengenal kehidupan masyarakat secara lebih dekat. Mereka tidak hanya datang untuk menjalankan program, tetapi turut berbaur dan mengambil bagian dalam aktivitas yang sudah menjadi bagian dari kehidupan warga.

Diharapkan Berlanjut Setelah KKN Berakhir

KKN memiliki batas waktu pelaksanaan, tetapi nilai dan kebiasaan baik yang dibangun selama program diharapkan dapat terus berjalan setelah mahasiswa meninggalkan lokasi pengabdian.

Hal tersebut juga menjadi harapan KKN USK Kelompok 68 melalui program pendampingan belajar Al-Qur’an di Gampong Tijien Daboh.

Mahasiswa berharap anak-anak tetap memiliki semangat untuk datang mengaji dan terus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an bersama para pengajar di Balai Pengajian Miftahul Jannah.

Keberlanjutan kegiatan pendidikan keagamaan pada akhirnya tidak hanya bergantung pada kehadiran mahasiswa KKN. Peran keluarga, pengajar pengajian, masyarakat, serta lingkungan sekitar tetap menjadi bagian penting dalam menjaga semangat belajar anak-anak.

Dengan dukungan berbagai pihak, kebiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an dapat terus tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Dari Tijien Daboh, Langkah Kecil untuk Generasi Masa Depan

WhatsApp Image 2026 08 12 at 22.04.18

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 68, setiap pertemuan bersama anak-anak di balai pengajian menjadi pengalaman yang memiliki makna tersendiri.

Ada proses belajar yang berlangsung melalui setiap halaman Iqra’ dan Al-Qur’an. Ada pula nilai kedisiplinan, kesabaran, kebersamaan, dan kepedulian yang tumbuh dari kegiatan sederhana tersebut.

Pengabdian kepada masyarakat pada akhirnya tidak selalu diukur dari seberapa besar sebuah program terlihat, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Dari sebuah balai pengajian di Gampong Tijien Daboh, mahasiswa KKN USK Kelompok 68 berusaha mengambil bagian dalam proses tersebut. Mereka mendampingi anak-anak belajar, berbagi pengetahuan, sekaligus membangun semangat untuk terus mengenal dan mempelajari Al-Qur’an.

Langkah itu mungkin sederhana, tetapi dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, karakter, dan nilai keagamaan.

Selama masa pengabdian berlangsung, KKN Kelompok 68 Tijien Daboh berharap berbagai kegiatan yang dilakukan dapat meninggalkan manfaat yang tidak berhenti ketika program KKN selesai. Termasuk melalui pendampingan pendidikan Al-Qur’an yang menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap perkembangan generasi muda di Gampong Tijien Daboh.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami : Facebook | Instagram