ACEHPEDIA.COM | Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar prosesi adat peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026 bagi 684 Jamaah Calon Haji (JCH) sebagai bentuk doa dan dukungan spiritual menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Al Badar, Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Minggu (3/5/2026).
Tradisi peusijuek atau tepung tawar ini menjadi bagian penting dalam budaya Aceh yang sarat makna, khususnya dalam melepas jamaah haji agar diberikan keselamatan, kemudahan, dan keberkahan selama menjalankan ibadah.
Prosesi peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026 dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari Ketua MPU, Ketua MAA, Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh, pembimbing KBIHU, hingga kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Tidak hanya itu, keluarga jamaah juga turut hadir untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada para calon tamu Allah tersebut.
Wali Kota Banda Aceh yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Keistimewaan, Kemasyarakatan, dan SDM, Ust. Ridwan, S.Ag., M.Pd, menegaskan bahwa peusijuek merupakan tradisi kearifan lokal yang harus terus dilestarikan.
“Melalui peusijuek ini, kita memanjatkan doa agar seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan dalam menjalankan ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Kegiatan peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026 tidak hanya menjadi seremoni adat, tetapi juga bagian dari rangkaian persiapan keberangkatan jamaah haji.
Kepala Bagian Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Fahrul Razi, S.STP, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai pihak demi memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar dan tertib.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji, khususnya dalam memberikan kenyamanan bagi jamaah.
Kepala Bagian Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Fahrul Razi, S.STP, M.Si, selaku Ketua Panitia, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan keberangkatan JCH Kota Banda Aceh. Pelaksanaannya melibatkan berbagai pihak, mulai dari perangkat daerah hingga unsur masyarakat, demi memastikan proses berjalan lancar dan tertib.
Dalam rangkaian peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026, para jamaah juga menerima bingkisan bungong jaroe dari Pemerintah Kota Banda Aceh.
Bingkisan tersebut berupa perlengkapan ibadah yang diharapkan dapat membantu kebutuhan jamaah selama berada di Tanah Suci.
Pemberian ini menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap warganya yang akan menunaikan rukun Islam kelima, sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Jadwal Keberangkatan Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026
Sebanyak 684 jamaah dalam peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026 akan diberangkatkan dalam beberapa kelompok terbang (kloter) dengan jadwal sebagai berikut:
Keberangkatan Kloter 01 (287 Jamaah)
- Kumpul: 5 Mei 2026 pukul 05.00 WIB
- Pelepasan: 06.00 WIB
- Masuk Embarkasi: 07.00 WIB
Keberangkatan Kloter 04 (186 Jamaah)
- Kumpul: 8 Mei 2026 pukul 05.00 WIB
- Pelepasan: pukul 06.00 WIB
- Masuk Embarkasi: pukul 07.00 WIB
Keberangkatan Kloter 12 (114 Jamaah)
- Kumpul: 17 Mei 2026 pukul 05.00 WIB
- Pelepasan: pukul 06.00 WIB
- Masuk Embarkasi: pukul 07.00 WIB
Keberangkatan Kloter 14 (87 Jamaah)
- Kumpul: 19 Mei 2026 pukul 05.00 WIB
- Pelepasan: pukul 06.00 WIB
- Masuk Embarkasi: pukul 07.00 WIB
Jadwal ini menjadi acuan penting bagi para jamaah untuk mempersiapkan diri secara maksimal sebelum keberangkatan.
Komitmen Pemko Banda Aceh Dukung Kelancaran Ibadah Haji
Pelaksanaan peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026 menjadi momen penting dalam mempererat kebersamaan antara pemerintah, jamaah, dan masyarakat.
Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga sebagai bentuk doa kolektif agar seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental dan keimanan.
Pemerintah Kota Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah haji, termasuk melalui kegiatan peusijuek Jamaah Calon Haji Banda Aceh 2026.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk.
Tradisi peusijuek pun diharapkan terus menjadi bagian dari identitas budaya Aceh yang memperkaya nilai-nilai spiritual dalam setiap momentum penting kehidupan masyarakat.
