Di support Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed for Good Foundation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh gelar 2000 paket berbuka Selama Ramadhan 2026.
Banda Aceh – UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyiapkan 2.000 paket buka puasa atau iftar setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Prof Ali Hasjmy dan terbuka untuk umum dengan tetap memprioritaskan sivitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, mengatakan program iftar jama’i tahun ini merupakan bagian dari bantuan Ramadan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed for Good Foundation yang didukung kerja sama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
“Ini tahun ketiga kami menerima bantuan Ramadan dari Pemerintah UEA. Kami bersyukur atas dukungan yang diberikan,” kata Mujiburrahman dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, lokasi kegiatan dipindahkan dari Masjid Fathun Qarib ke auditorium setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya.
Salah satu pertimbangan utama adalah tingginya curah hujan pada Februari yang berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan jika dilaksanakan di ruang terbuka.
Selain di kampus, panitia juga terlibat dalam penyelenggaraan iftar di sejumlah titik lain. Pada Di support Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed for Good Foundation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh gelar 2000 paket berbuka Selama Ramadhan 2026.
UIN Ar-Raniry Banda Aceh menyiapkan 2.000 paket buka puasa atau iftar setiap hari selama Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dipusatkan di Auditorium Prof Ali Hasjmy dan terbuka untuk umum dengan tetap memprioritaskan sivitas akademika serta masyarakat sekitar kampus.
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, mengatakan program iftar jama’i tahun ini merupakan bagian dari bantuan Ramadan Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) melalui Zayed for Good Foundation yang didukung kerja sama dengan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.
“Ini tahun ketiga kami menerima bantuan Ramadan dari Pemerintah UEA. Kami bersyukur atas dukungan yang diberikan,” kata Mujiburrahman dalam keterangannya, Jumat (20/2/2026).
Ia menjelaskan, lokasi kegiatan dipindahkan dari Masjid Fathun Qarib ke auditorium setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tahun sebelumnya.
Salah satu pertimbangan utama adalah tingginya curah hujan pada Februari yang berpotensi mengganggu kelancaran kegiatan jika dilaksanakan di ruang terbuka.
Selain di kampus, panitia juga terlibat dalam penyelenggaraan iftar di sejumlah titik lain. Pada 22 hingga 24 Februari 2026, sebanyak 1.000 paket per hari disalurkan di Masjid Raya Baiturrahman.
Selanjutnya pada 25 hingga 27 Februari 2026, kegiatan digelar di Dayah Mahyal Ulum dengan 500 paket per hari
hingga 24 Februari 2026, sebanyak 1.000 paket per hari disalurkan di Masjid Raya Baiturrahman.
Selanjutnya pada 25 hingga 27 Februari 2026, kegiatan digelar di Dayah Mahyal Ulum dengan 500 paket per hari










