BENER MERIAH – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mitigasi bencana terus dilakukan jajaran TNI. Personel Kodim 0119/Bener Meriah melalui Koramil 02/Wih Pesam melaksanakan kegiatan penghijauan di bantaran sungai Desa Jamur Uluh, Kecamatan Wih Pesam, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada area sepanjang aliran sungai yang dinilai rawan erosi dan longsor, terutama saat curah hujan tinggi. Penanaman pohon keras dan tanaman penahan tanah dilakukan guna memperkuat struktur tanah di sekitar bantaran sungai.
Komandan Koramil 02/Wih Pesam, Jan Suhardi, mengatakan aksi penghijauan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi masyarakat dari ancaman bencana.
“Penanaman pohon ini bertujuan memperkuat tanggul alami sungai agar tidak mudah tergerus arus. Ini juga untuk mengurangi risiko longsor yang dapat membahayakan pemukiman warga,” ujarnya.
Langkah Sederhana, Dampak Besar
Menurutnya, langkah penghijauan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam menjaga stabilitas lingkungan, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi.
Ia menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah atau aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Jika alam kita jaga, maka alam juga akan memberikan manfaat bagi kehidupan. Kesadaran kolektif ini penting untuk terus ditumbuhkan,” tambahnya.
Sinergi TNI dan Masyarakat
Kegiatan penghijauan tersebut turut melibatkan aparatur kampung, tokoh masyarakat, serta warga Desa Jamur Uluh. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan warga dalam menjaga lingkungan.
Selain sebagai langkah pencegahan bencana, penghijauan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem, khususnya di kawasan bantaran sungai.
Penghijauan dinilai sebagai investasi jangka panjang yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dorong Jadi Gerakan Berkelanjutan
Di akhir kegiatan, Danramil menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap penghijauan seperti ini bisa menjadi budaya bersama dalam menjaga lingkungan,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, bantaran sungai di Desa Jamur Uluh diharapkan menjadi lebih kuat, hijau, serta mampu menjadi benteng alami dalam melindungi masyarakat dari ancaman bencana di masa mendatang.
Eksplorasi konten lain dari acehpedia.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







