Berita Aceh

TMMD Ke-128 Aceh Tamiang Dikebut, Jalan, RTLH hingga Jembatan di Desa Suka Makmur Hampir Rampung

12
×

TMMD Ke-128 Aceh Tamiang Dikebut, Jalan, RTLH hingga Jembatan di Desa Suka Makmur Hampir Rampung

Sebarkan artikel ini
TMMD Ke-128 Aceh Tamiang percepat pembangunan jalan, RTLH, dan jembatan di Desa
TMMD Ke-128 Aceh Tamiang percepat pembangunan jalan, RTLH, dan jembatan di Desa Suka Makmur. Kolaborasi TNI dan warga jadi kunci sukses.

TMMD Ke-128 Aceh Tamiang Percepat Infrastruktur Desa

ACEHPEDIA.COM | ACEH TAMIANG Program TMMD Ke-128 Aceh Tamiang yang dilaksanakan oleh Kodim 0117/Aceh Tamiang terus menunjukkan progres signifikan. Berbagai pembangunan infrastruktur di Desa Suka Makmur, Kecamatan Sekerak, kini berjalan dengan cepat berkat kolaborasi antara personel TNI dan masyarakat setempat.

Memasuki awal Mei 2026, semangat gotong royong terlihat semakin kuat di lapangan. Para personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD tetap bekerja meski di akhir pekan demi memastikan seluruh target pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Pelaksanaan TMMD Ke-128 Aceh Tamiang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan rakyat.

Di Desa Suka Makmur, berbagai sasaran fisik seperti pembukaan jalan, pembangunan jembatan, dan rehabilitasi rumah warga terus dikebut. Program ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Kehadiran TMMD dinilai mampu membuka akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.

Pembukaan Jalan Jadi Akses Vital Masyarakat

Salah satu fokus utama dalam TMMD Ke-128 Aceh Tamiang adalah pembukaan badan jalan yang menjadi akses penting bagi warga.

Pada Minggu (3/5/2026), personel Satgas bersama masyarakat terus bekerja membuka jalan yang nantinya akan digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.

Selama ini, keterbatasan akses transportasi menjadi kendala utama warga Desa Suka Makmur. Dengan adanya jalan baru ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar dan efisien.

Selain infrastruktur jalan, program TMMD Ke-128 Aceh Tamiang juga menyasar rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Salah satu penerima manfaat adalah Bapak Muin (54), warga Desa Suka Makmur. Proses pembangunan rumahnya kini telah memasuki tahap perakitan rangka setelah sebelumnya dilakukan penggalian pondasi.

Personel Satgas bersama warga bekerja bahu-membahu menyelesaikan pembangunan dengan penuh ketelitian agar rumah yang dibangun kokoh dan layak huni.

Serda Ariffudin selaku kepala tukang menyebutkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci percepatan pembangunan.

“Dukungan dan kebersamaan warga menjadi faktor utama sehingga pekerjaan bisa berjalan lancar dan sesuai target,” ujarnya.

Program TMMD Ke-128 Aceh Tamiang juga membawa kebahagiaan bagi warga yang telah merasakan langsung manfaatnya.

Bapak Murkidi, salah satu penerima bantuan RTLH, tampak haru melihat rumahnya yang telah selesai direhabilitasi. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukurnya kepada seluruh personel Satgas TMMD.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota TNI yang telah membantu membangun rumah saya. Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” tuturnya.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat.

Pembangunan Jembatan Plat Beton Terus Dikebut

Di sektor infrastruktur lainnya, TMMD Ke-128 Aceh Tamiang juga fokus pada pembangunan jembatan plat beton.

Pada Senin (4/5/2026), personel Satgas bersama masyarakat mulai melakukan pengecoran tiang pondasi jembatan. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan struktur jembatan.

Koptu Rendi selaku kepala tukang menegaskan bahwa pengerjaan pondasi harus dilakukan secara cermat agar hasilnya maksimal.

“Pondasi ini sangat menentukan kekuatan jembatan, sehingga pengerjaannya harus benar-benar diperhatikan,” jelasnya.

Untuk mendukung percepatan pekerjaan, dalam TMMD Ke-128 Aceh Tamiang juga digunakan mesin molen sebagai alat bantu utama.

Kapten Erwinsyah menyebutkan bahwa penggunaan mesin molen sangat membantu dalam proses pencampuran material seperti pasir, batu, dan semen.

“Mesin molen ini bekerja tanpa henti setiap hari sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat dan efisien,” ujarnya.

Dengan bantuan alat tersebut, tenaga pekerja dapat lebih difokuskan pada proses konstruksi lainnya.

Sinergi TNI dan Masyarakat Jadi Kunci Keberhasilan

Komandan Satgas TMMD Ke-128, Letkol Arm Raden Subhi Fitra Jaya, menegaskan bahwa kekuatan utama program ini terletak pada sinergi antara TNI dan masyarakat.

Menurutnya, semangat gotong royong yang terbangun di lapangan menjadi ciri khas sekaligus kekuatan dalam menyelesaikan seluruh target pembangunan.

“Hari ini Satgas TMMD bersama masyarakat tampak bekerja keras dan saling bahu-membahu. Semangat kebersamaan ini menjadi kunci utama keberhasilan program,” ungkapnya.

Program TMMD Ke-128 Aceh Tamiang menjadi bukti nyata kehadiran TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.

Melalui pembangunan jalan, jembatan, dan rehabilitasi rumah, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Lebih dari itu, TMMD juga memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Dengan progres yang terus meningkat, seluruh sasaran pembangunan di Desa Suka Makmur diharapkan segera rampung dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam jangka panjang.