KOTA JANTHO – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meninjau langsung lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Ulee Paya, Pulo Breuh, Kecamatan Pulo Aceh, Senin (27/4/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan program strategis tersebut berjalan sesuai rencana dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi nelayan setempat.
Dalam peninjauan itu, Bupati yang akrab disapa Syech Muharram menjelaskan bahwa lokasi pembangunan di Gampong Ulee Paya merupakan lahan milik Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), sehingga proses pengusulan program dilakukan langsung oleh pihak BPKS.
“Untuk lokasi di Ulee Paya ini merupakan lahan BPKS, sehingga pengusulan kampung nelayan dilakukan langsung oleh mereka. Namun, kita tetap mendukung agar program ini memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Syech Muharram.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar juga telah mengusulkan pembangunan kampung nelayan di tiga titik lainnya sebagai bagian dari pemerataan pembangunan wilayah pesisir.
“Tiga lokasi yang kita usulkan yakni di Gampong Leungah Kecamatan Seulimum, Gampong Layeun Kecamatan Leupung, dan Gampong Kareung Kecamatan Lhong,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh Besar melalui Kabid Perikanan Tangkap, Andri Afriwandi, menyampaikan bahwa seluruh lokasi yang diusulkan telah melalui proses verifikasi oleh kementerian terkait.
“Alhamdulillah, lokasi yang diusulkan sudah diverifikasi. Kita berharap pembangunan dapat segera direalisasikan tahun ini,” ungkap Andri.
Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Tidak hanya sebagai tempat beraktivitas nelayan, kawasan ini juga menjadi ruang pengembangan usaha masyarakat secara terpadu.
Dalam konsep tersebut, Koperasi Merah Putih berperan penting dalam mengelola hasil tangkapan nelayan, mulai dari pengumpulan hingga pemasaran, sehingga nilai jual dapat lebih optimal.
“Dengan adanya kampung nelayan ini, hasil tangkapan tidak lagi dijual sendiri-sendiri, tetapi dikelola bersama agar harga lebih baik dan ekonomi gampong meningkat,” pungkasnya.
Eksplorasi konten lain dari acehpedia.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
