ACEHPEDIA.COM |Kota Jantho – Bupati Aceh Besar, Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram, mengajak para murid untuk terus menggunakan Bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya melestarikan budaya dan identitas daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat dirinya berkunjung ke SDN Limpok, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (8/5/2026).
Di hadapan para siswa, Syech Muharram tampak akrab berinteraksi sambil memberikan motivasi agar anak-anak tetap bangga menggunakan bahasa daerah di tengah perkembangan zaman.
Bupati Aceh Besar Gunakan Bahasa Aceh Saat Berinteraksi
Dalam suasana penuh kehangatan, Bupati Aceh Besar bahkan menyampaikan pesannya langsung menggunakan Bahasa Aceh yang disambut antusias oleh para murid.
“Enteuk watee troeh u rumoh peugah bak mak tanyoe harus sering-sering ta pegah haba pakek bahasa Aceh mak. Nyoe bahasa Indonesia enteuk kamoe syiet jeut keudro,” ujar Syech Muharram di hadapan siswa.
Ucapan tersebut berarti ajakan kepada anak-anak agar sesampainya di rumah menyampaikan kepada orang tua untuk lebih sering menggunakan Bahasa Aceh dalam percakapan sehari-hari.
Menurutnya, penggunaan Bahasa Aceh di lingkungan keluarga maupun sekolah memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah di tengah derasnya pengaruh budaya luar.
Bahasa Aceh Jadi Identitas dan Jati Diri
Syech Muharram menegaskan bahwa generasi muda harus memiliki rasa bangga terhadap bahasa dan budaya daerah sendiri.
Ia menyebut Bahasa Aceh merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Aceh yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Bahasa Aceh harus terus dijaga dan dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau bukan anak-anak kita yang melestarikannya, maka lama-kelamaan bisa hilang,” kata Syech Muharram.
Selain mengajak para siswa melestarikan Bahasa Aceh, Bupati Aceh Besar juga memberikan motivasi kepada murid agar rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta terus berprestasi.
“Nyan harus rajin belajar beuh, kadang enteuk jeut keu pemimpin,” ungkapnya memberi semangat kepada para siswa.
Pelestarian Bahasa Daerah Perlu Dimulai Sejak Dini
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal kepada generasi muda sejak usia dini.
Pemanfaatan Bahasa Aceh dalam kehidupan sehari-hari dinilai penting agar bahasa daerah tetap hidup dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Melalui pendekatan langsung kepada anak-anak sekolah, pemerintah berharap pelestarian Bahasa Aceh dapat terus berjalan dan menjadi bagian dari karakter generasi muda Aceh di masa depan.
—
