Berita Aceh

Pemkab Aceh Besar Dukung Beut Kitab Pemuda di Leu Ue, Langkah Nyata Bentuk Generasi Islami dan Berkarakter

6
×

Pemkab Aceh Besar Dukung Beut Kitab Pemuda di Leu Ue, Langkah Nyata Bentuk Generasi Islami dan Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Peluncuran Program Beut Kitab Pemuda Gampong Leu Ue
Kegiatan peluncuran program berlangsung di halaman Kantor Keuchik Gampong Leu Ue pada Sabtu malam (6/6/2026). Foto / MC Aceh Besar

ACEHPEDIA.COM | Banda Aceh – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memberikan apresiasi terhadap peluncuran Program Beut Kitab Pemuda yang digagas Pemerintah Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah. Program pembinaan berbasis pendidikan agama tersebut dinilai menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat karakter generasi muda sekaligus menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Kegiatan peluncuran program berlangsung di halaman Kantor Keuchik Gampong Leu Ue pada Sabtu malam (6/6/2026) dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Ratusan warga hadir menyaksikan kegiatan yang turut dihadiri unsur pemerintahan, tokoh agama, tokoh adat, serta berbagai elemen masyarakat setempat.

Program tersebut diharapkan menjadi wadah pembelajaran agama yang berkelanjutan bagi kalangan pemuda sekaligus memperkuat hubungan sosial dan keagamaan di lingkungan gampong.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Jakfar, yang hadir mewakili Bupati Aceh Besar, menyampaikan penghargaan atas inisiatif Pemerintah Gampong Leu Ue dalam menghadirkan program pembinaan generasi muda berbasis pengajian kitab.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan sumber daya manusia yang menempatkan pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter masyarakat.

Ia menilai pembinaan pemuda melalui kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara efektif untuk membangun generasi yang memiliki akhlak mulia, wawasan keislaman yang baik, serta kemampuan menghadapi tantangan masa depan.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kata Jakfar, terus mendorong lahirnya berbagai inovasi di tingkat gampong yang dapat memperkuat kualitas generasi muda dan menjaga identitas keislaman masyarakat Aceh.

Tradisi Mengaji yang Terus Dijaga

Jakfar menjelaskan bahwa budaya belajar agama melalui pengajian Al-Qur’an maupun kitab kuning telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh sejak dahulu.

Tradisi tersebut diwariskan secara turun-temurun oleh para ulama dan guru agama yang berperan besar dalam membentuk karakter masyarakat Aceh yang religius.

Saat ini, berbagai program pendidikan keagamaan terus diperkuat melalui dukungan pemerintah agar dapat menjangkau lebih banyak generasi muda.

Program-program seperti Beut Kitab Bak Sikula hingga berbagai kegiatan pengajian di tingkat kecamatan menjadi bagian dari upaya mempertahankan tradisi tersebut agar tetap relevan di tengah perkembangan era digital.

Menurut Jakfar, keberadaan program pengajian di tingkat gampong menjadi solusi bagi pemuda yang belum memiliki kesempatan belajar secara intensif di dayah atau pesantren.

Dengan adanya wadah pembelajaran yang mudah diakses, masyarakat dapat memperdalam ilmu agama tanpa harus meninggalkan aktivitas sehari-hari.

Program Beut Kitab Pemuda di Gampong Leu Ue lahir sebagai bentuk dukungan terhadap program Beut Kitab Bak Sikula yang sebelumnya digagas Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris.

Program tersebut bertujuan memperkuat pendidikan agama di kalangan generasi muda melalui pembelajaran kitab-kitab keislaman yang terstruktur dan berkelanjutan.

Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, mengatakan bahwa pihaknya melihat program tersebut memiliki dampak positif yang besar bagi pembinaan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

Karena itu, Pemerintah Gampong Leu Ue mengambil inisiatif untuk mengembangkan program serupa yang dapat dilaksanakan secara rutin di tingkat desa.

Menurutnya, pembinaan generasi muda tidak cukup hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga perlu didukung dengan penguatan nilai-nilai agama yang menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Gampong Leu Ue berkomitmen menjadikan kegiatan Beut Kitab Pemuda sebagai program rutin yang dilaksanakan setiap bulan.

Selain menjadi sarana menambah wawasan keagamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mempererat hubungan sosial antarwarga dan membangun budaya belajar yang positif di lingkungan masyarakat.

Melalui program ini, para pemuda dapat memperoleh pemahaman agama yang lebih baik sekaligus memiliki ruang untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan sosial dan keagamaan.

Pemerintah gampong berharap kegiatan tersebut dapat melahirkan generasi yang memiliki karakter kuat, berakhlakul karimah, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Bentengi Pemuda dari Pengaruh Negatif

Salah satu tujuan utama program Beut Kitab Pemuda adalah memperkuat ketahanan moral generasi muda di tengah berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.

Perkembangan teknologi informasi dan media sosial memberikan banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai pengaruh negatif yang dapat memengaruhi perilaku generasi muda.

Melalui kegiatan pembelajaran agama yang rutin, Pemerintah Gampong Leu Ue berharap para pemuda memiliki pondasi spiritual yang kuat sehingga mampu menyaring berbagai informasi dan pengaruh yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Pembinaan berbasis agama juga diyakini dapat meningkatkan kesadaran sosial, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Peluncuran Program Beut Kitab Pemuda tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dirangkai dengan sejumlah agenda kemasyarakatan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan peusijuek terhadap aparatur gampong dan Tim Penggerak PKK Gampong Leu Ue sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh perangkat desa dapat menjalankan tugas dengan baik.

Panitia juga membagikan berbagai doorprize kepada masyarakat yang hadir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di gampong.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir hingga acara berakhir.

Peluncuran program turut dihadiri unsur Forkopimcam Darul Imarah, Tuha Peut Gampong, tokoh agama, tokoh adat, serta pimpinan Pengajian Balai Arba’in.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tausiah agama disampaikan oleh Tgk Agus Setiawan yang mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pendidikan agama sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

Antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan menunjukkan tingginya dukungan masyarakat terhadap program pembinaan berbasis keagamaan tersebut.

Pemerintah Gampong Leu Ue berharap Program Beut Kitab Pemuda dapat menjadi model pembinaan generasi muda yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pembangunan sosial masyarakat.

Melalui penguatan pendidikan agama, diharapkan lahir generasi Aceh Besar yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter islami, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah di masa depan.


Kunjungi Juga Media Sosial Kami : Facebook | Instagram