Real Madrid Taklukkan Alcorcon dalam Laga Perdana Pramusim, Mourinho Awali Periode Kedua dengan Hasil Positif
ACEHPEDIA.COM | Real Madrid membuka persiapan menuju musim kompetisi 2026/2027 dengan hasil menggembirakan setelah meraih kemenangan atas Alcorcon dalam laga uji coba yang digelar secara tertutup di Stadion Alfredo Di Stefano, Valdebebas. Pertandingan tersebut menjadi momen spesial karena merupakan penampilan pertama Jose Mourinho setelah kembali menukangi Los Blancos lebih dari satu dekade sejak meninggalkan Santiago Bernabeu.
Meski hanya berstatus laga pramusim tanpa kehadiran penonton, duel tersebut menjadi perhatian besar publik sepak bola. Sorotan utama bukan hanya tertuju pada performa para pemain, tetapi juga bagaimana Mourinho mulai membangun identitas permainan Real Madrid pada periode keduanya sebagai pelatih.
Kemenangan akhirnya diraih berkat gol penalti pemain muda akademi, Yanez, setelah skor tetap imbang hingga memasuki menit ke-70.
Mourinho Memulai Era Baru dengan Pendekatan Tenang
Penampilan perdana Mourinho di Valdebebas menghadirkan suasana berbeda.
Pelatih asal Portugal itu baru memasuki lapangan sekitar sepuluh menit sebelum pertandingan dimulai. Mengenakan kostum latihan berwarna merah muda, Mourinho tampak mengamati sesi pemanasan dengan tenang sebelum kembali menuju bangku cadangan.
Selama pertandingan berlangsung, ia terlihat lebih banyak memperhatikan jalannya permainan dibandingkan memberikan instruksi secara berlebihan.
Dalam dua puluh menit pertama, Mourinho hanya beberapa kali berdiri untuk menyampaikan arahan singkat kepada anak asuhnya sebelum kembali duduk sambil mengamati organisasi permainan tim.
Sikap tenang tersebut menjadi salah satu ciri khas yang langsung terlihat dalam debut keduanya bersama Real Madrid.
Mayoritas Pemain Tim Utama Langsung Diturunkan
Mourinho tidak melakukan banyak eksperimen dalam menyusun starting eleven.
Sebagian besar pemain yang diturunkan berasal dari skuad utama Real Madrid, dengan hanya beberapa nama yang belum tampil karena faktor kebugaran.
Federico Valverde belum dimainkan setelah baru bergabung dalam sesi latihan beberapa hari sebelumnya. Sementara Eder Militao dan Rodrygo hanya menyaksikan pertandingan dari tribun.
Di bawah mistar, Andriy Lunin dipercaya sebagai penjaga gawang sekaligus mengenakan ban kapten.
Lini pertahanan diisi oleh Trent Alexander-Arnold, Raul Asensio, Dean Huijsen, dan Alvaro Carreras.
Sementara lini tengah dihuni Cestero, Eduardo Camavinga, serta Arda Guler yang menjadi motor permainan.
Di sektor depan, Franco Mastantuono, Gonzalo, dan Gabri Veiga mendapat kesempatan tampil sejak menit pertama.
Arda Guler Gagal Maksimalkan Peluang Penalti
Real Madrid langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan.
Baru berjalan kurang dari satu menit, Franco Mastantuono berhasil memaksa lawan melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti setelah menusuk dari sisi kanan.
Wasit pun menunjuk titik putih.
Arda Guler mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor meski sempat terjadi diskusi singkat dengan Gonzalo yang juga ingin menendang.
Sayangnya, peluang emas tersebut gagal menjadi gol setelah kiper Alcorcon berhasil melakukan penyelamatan.
Momen itu menjadi peluang terbaik Real Madrid sepanjang awal pertandingan.
Permainan Didominasi Pressing Tinggi
Setelah peluang penalti terbuang, tempo pertandingan mulai melambat.
Real Madrid tetap menguasai jalannya laga melalui penguasaan bola dan tekanan tinggi sejak area pertahanan lawan.
Franco Mastantuono menjadi pemain yang paling menonjol sepanjang babak pertama berkat kecepatan dan keberaniannya melakukan penetrasi.
Di sisi lain, Cestero tampil disiplin menjaga keseimbangan lini tengah, sementara Gonzalo beberapa kali mencoba mencari ruang di kotak penalti lawan.
Meski mendominasi permainan, Real Madrid belum mampu memecah kebuntuan hingga turun minum.
Arda Guler Bangkit Setelah Penalti Gagal
Usai gagal mencetak gol dari titik putih, Arda Guler tetap menunjukkan mental yang kuat.
Gelandang muda asal Turki itu terus aktif mengatur ritme permainan serta menjadi kreator utama serangan Madrid.
Beberapa situasi bola mati juga dipercayakan kepadanya.
Sementara itu, Mastantuono tetap menjadi ancaman terbesar bagi lini pertahanan Alcorcon melalui akselerasi dari sisi sayap.
Kombinasi keduanya menjadi sumber kreativitas utama Los Blancos sepanjang pertandingan.
Mourinho Lakukan Pergantian Total
Memasuki menit ke-70, Mourinho mengambil keputusan menarik.
Seluruh pemain tim utama ditarik keluar dan digantikan oleh para pemain akademi La Fabrica.
Pergantian tersebut menjadi kesempatan bagi talenta muda untuk menunjukkan kualitas mereka di hadapan sang pelatih.
Keputusan itu akhirnya membuahkan hasil positif.
Yanez Jadi Penentu Kemenangan
Gol yang ditunggu akhirnya hadir melalui situasi penalti kedua.
Pemain muda Yanez dipercaya sebagai algojo dan berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Tendangan tersebut membawa Real Madrid unggul sekaligus memastikan kemenangan dalam pertandingan pramusim perdana.
Keputusan wasit sempat memicu protes dari kubu Alcorcon yang menganggap penalti tidak seharusnya diberikan.
Namun wasit tetap bergeming sehingga pertandingan berakhir dengan kemenangan tipis Real Madrid.
Debut Positif Jadi Modal Menatap Musim Baru
Meski hanya berstatus laga uji coba, kemenangan ini memberikan sinyal positif bagi Real Madrid.
Mourinho mulai memperlihatkan pendekatan permainan yang mengedepankan organisasi tim, pressing tinggi, serta disiplin dalam bertahan.
Selain itu, laga ini juga menjadi panggung bagi sejumlah pemain muda untuk menunjukkan potensi mereka sebagai bagian dari proyek jangka panjang klub.
Dengan masih banyak agenda pramusim yang akan dijalani, hasil ini menjadi modal berharga bagi Los Blancos dalam membangun kesiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Bagi Mourinho sendiri, kemenangan perdana ini menjadi awal yang menjanjikan dalam upayanya membawa Real Madrid kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.
